Prose

menjemput pulih

tak satupun raga yang ku lihat telah menyadari akan apa yang sedang terjadi

mungkin memang benar adanya, jeritku tak lagi terdengar jelas sampai ke telinga lainnya

terseok, berjalan menuju arah yang tak tentu bisa ku tuju

seakan dunia memberikan segala kekuatannya untuk menguburkan impian yang ku punya

aku tak pernah menyerah, aku pun belum mau kalah

setiap langkah yang ku capai, ada harapan yang ingin ku gapai

aku merintih, hanya ingin menjemput pulih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s