Prose

j e d a

seharusnya, sudah terbiasa kan kita tak menggertak pada jarak?

aku berupaya memberi jeda, agar tak berserak.

keping rindu dan ragu menjadi satu, tentu terasa pilu.

tak siap, sekali lagi, umpama aku gugup mengangan kabarmu.

serta-merta harapan ku sanjungkan ‘tuk sekadar memadamkan.

apabila aku tak segan, mungkin ku kan menentang suratan.

genggam rasa percaya yang selaiknya kau bawa.

kemaslah, hingga lusa kita segera bersua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s